Main ke ITB :D

Yeayyy…. weekend ke-2 ku di Bandung, tepatnya hari Minggu, 1 September 2013, aku jalan-jalan berdua ke ITB bersama adik sepupu sahabatku, namanya Erri. Kenapa ke ITB??? Karena di jaman dahulu kala, waktu aku masih kelas 1 SD *kayaknya*, aku sekeluarga bersama keluarga ibu: kakek, nenek, keluarga pakdhe, keluarga om, keluarga tante 1, dan keluarga tante 2, pernah berlibur ke ITB. Dulu itu rasanya bahagia banget bisa liburan dengan lengkap πŸ˜€ jadi kangeeeennn…… Jadi penasaran aja, sekarang ITB kayak apa. Soalnya dulu itu kita semua terkagum-kagum, aku dansepupu-sepupuku bercita-cita pengen kuliah di ITB. πŸ˜€

Hari itu aku dan Erri berangkat dari rumah, jalan ke depan gang dan menyetop bus damri jurusan Dago. Sekitar Jam 9 kita meluncur ke dago. Bus untuk jurusan ke dago tarifnya murah banget, pokoknya jauh dekat Rp 3000,-. Tapi ya itu, busnya biasa, hampir bobrok malahan. Jalannya ya dengan kecepatan dibawah rata-rata, apalagi ditambah kemacetan ala weekend. Untungnya aku dan Erri dapat tempat duduk di samping jendela yang terbuka, jadi ada angin yang masuk dan bisa mengurani rasa mualku karena jarang naik kendaraan umum. hehehe…

Hampir sekitar 45 menit kami naik bus. Karena hari itu hari minggu dan ada Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan dago, bus pun berhenti di depan kampus Universitas Padjajaran (UNPAD). Kemudian kami berdua pun jalan memutar ke arah jalan Dago. Lumayan Jauh sih…. tapi ya kalau naik angkot sama aja, soalnya jalanan macet. Kami berjalan sambil ngobrol dan memperhatikan ini itu, dan tidak terasa kami sampai di ujung jalan Dago. Lalu kami menyusuri jalanan Dago menuju ke ITB. Ternyata sisa-sisa CFD masih ada. hehehe… jadi kangen CFD Slamet Riyadi Kota Solo :D. Meskipun tinggal sisa-sisa, tetapi masih ada beberapa penjual makanan dan barang-barang. Lalu di sebelah kiri jalan, aku melihat grobak penjual rujak buah. Rujak buah di Bandung lucu mengemasnya. Jadi buah-buahnya sudah diiris dan dimasukan ke plastik yang memanjang ke atas, dan disusun rapi di atas gerobak, jadi terlihat segar dan menggoda. Akhirnya kami pun membeli rujak buah itu. Satu plastik Rp 8.000,-. yah…. lumayan menyegarkan tenggorokan dan mengisi perut πŸ˜€ Begini nih rujaknya (aku ngga ambil fotonya, jadi ambil di blog lain. hehe).

Kemudian setelah beberapa menit berjalan-jalan…. kami sampai di pintu samping ITB. Di sepanjang jalan menuju pintuΒ  banyak sekali yang menjual makanan. Dari mulai makanan berat sampai jajanan. Lalu kami masuk melalui pintu di dekat Fakltas Seni Rupa dan Desain (FSRD). Lalu kami berfoto disana πŸ˜€

Kami berdua :D

Kami berdua πŸ˜€

photo by adylahaquee

photo by erry

photo by adylahaquee

photo by adylahaquee

Setelah berfoto ria di taman yang penuh patung tersebut, kami masuk ke dalam melalui jebolan pintu utama. Dan ternyata disana sangat ramai. Di ITB sedang mengadakan expo UKM. Jadi banyak stand-stand disana. Ada kompleks stand makanan, terus olahraga, dan kita berjalan lagi ke dalam, ada panggung perform anak-anak UKM, jadi semacam ekskul gitu. Karena jam sudah menunjukkan jam makan siang, akhirnya aku memesan nasi goreng di salah satu stand makanan. Setelah makan, kami masuk lagi ke dalam, disana ada stand-stand ekskul gitu, jejer-jejer banyaaaaak banget. Tapi kami belum berniat mampir, kami masuk ke taman, di daerah fakultas MIPA, dan foto-foto disana πŸ˜€

lagi asik-asik foto tiba-tiba ada mas-mas lewat. jyaaahhhhh...

lagi asik-asik foto tiba-tiba ada mas-mas lewat. jyaaahhhhh…

Setelah capek foto-foto di taman, kami memutuskan untuk segera pulang, karena Erri harus segera pulang ke asrama. Kamipun berjalan ke pintu keluar melalui stand-stand… eh…. kami nyangkut dulu…. foto sama ma-mas dan mbak-mbak yang berpakaian baju adat πŸ˜€

photo by adylahaquee

photo by adylahaquee

photo by adylahaquee

photo by adylahaquee

Setelah berfoto dengan mbak-mbak berbaju adat, kami mendekati mahasiswa yang menjual bunga mawar. Erri ingin membeli bunga mawar untuk oleh-oleh. Saat kami memilih bunga mawar, mas-mas mahasiswa yang menjual bunga itu bertanya pada kami “eh, udah daftar unit (UKM) apa aja dek???” sesaat kami kebingungan menjawab, lalu aku jwb “belum… hehehe…” Lalu kami berdua pergi meninggalkan si mas-mas mahasiswa itu setelah membayar bunganya. Aku langsung merasa muda setelah itu. Ya kaleee…. sekarang aku udah semester 7, disangka mahasiswa baru. Duh senangnyaaaaa…. haha XD

Yuk….. waktunya pulang…. dadah ITB….. πŸ˜€ semoga 2 adek cowokku bisa kuliah disini…. hehehe ^_^ aminnn….

photo by erry

photo by erry

Kemudian setelah kami keluar dari ITB, kami berjalan kaki sebentar dan duduk di pinggir jalan menunggu bus arah terminal leuwi panjang. Tapi akhirnya kami menyerah karena bus tidak kunjung datang. Kami pun naik angkot 2x dan turun di depan UNPAD. Dan sekitar 15 menit kemudian, bus yang kami tunggu-tunggu baru datang. Kami pun segera naik dan mencari tempat duduk. Perjalanan dari depan UNPAD ke terminal Leuwi panjang ditempuh cukup lama. Karena jalanan super duper macet. Kami pun kelelahan dan terkantuk-kantuk di dalam bus. Hampir sekitar 1,5 jam lebih kami di dalam bus.

Setelah turun di depan terminal, kami jalan kaki sampai rumah. Erri pun langsung bersiap-siap ke asrama. Sekitar pukul 4, aku mengantar Erri ke asrama menggunakan sepeda motor. Berkat itu, aku jadi sedikit tau jalanan di Bandung. πŸ™‚ Aku mengantarnya sampai asramanya di daerah Geger Kalong. Setelah mengantar Erri, pas perjalanan pulang aku mampir membeli es duren yang membuatku penasaran. hehehe…. yuk baca tulisanku tentang es duren Bandung. Klik Es Duren, Es Krim Durian ala BandungΒ πŸ˜€

3 thoughts on “Main ke ITB :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s