Don’t Make Complaining as a Daily Habit (Tips)

Kapan terakhir mengeluh? Baru aja? Hehe… ๐Ÿ˜

Hampir setiap hari, pasti ada saja hal yang membuat kita ingin mengeluh, apalagi bagi kaum wanita. Rasanya seharian pasti ada saja topik yang dikeluhkan, terutama jika seorang wanita bertemu dengan teman, tetangga, atau rekan kerja. Tapi sebenarnya apakah mengeluh itu perlu dan berguna?

Dikasih panas, ngeluh. Dikasih hujan, ngeluh. Manusia memang begitu.

Sudah beberapa tahun ini aku mencoba memaksa diri untuk belajar mengurangi kebiasaan mengeluh. Karena aku rasa mengeluh itu melelahkan. Kita tidak bisa mendapat solusi dan kebahagiaan dari mengeluh. yang ada hanyalah rasa kecewa yang berlebihan dan secara tidak sadar menjadikan kita lupa bersyukur.

Dulu, aku cukup sering mengeluh. Curhat keluh kesah ke temen, ke kakak, adek, dan yang terparah jaman masih baru punya sosmed, apa aja dibikin status. Ngomel-ngomel di status. Tapi akhir-akhir ini, jadi malu kalo status-status lamaku muncul lagi. Dan semua itu sia-sia… Ternyata tidak ada manfaat yang bisa kita dan orang lain ambil dari keluhan-keluhan kita setiap hari. Yang ada, kita hanya membuat orang lain ikut mengeluh ๐Ÿ˜… haha…

Jujur saja, setelah menikah banyak sekali sifat-sifat negatif yg ingin aku tinggalkan. Salah satunya kebiasaan mengeluh.

Pernah dengar kalimat “Urip ojo Kakehan Sambat”? Jika ingin hidup nyaman, dan damai (setidaknya untuk diri sendiri), maka jalani hidup seperti kalimat itu.

“Hidup jangan kebanyakan mengeluh”

Lalu bisa kah kita menghindari dan mengurangi kebiasaan mengeluh?

Jawabannya adalah BISA.

Caranya?

Kalo aku punya beberapa tips yang coba aku terapkan agar kita bisa berhenti mengeluh, atau minimal mengurangi kebiasaan mengeluh.

1. SABAR, perbanyak istighfar.

2. FOKUS pada hidup kita, berhenti membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan orang lain.

3. Bersyukur dengan semua yang kita capai dan yang Allah berikan untuk kita.

4. Positive thinking (khuznudzon).

5. Jangan mendramatisir masalah.

6. Ketika kecewa dengan suatu hal, cukup luapkan dalam hati dan baca istighfar berkali-kali.

7. Kurangi/hindari ghibah dan nyinyir.

8. Berfikir logis dan realistis.

9. Sering-sering introspeksi diri (bermuhasabah).

10. Lihat ke bawah, ketika belum merasa cukup dalam hal rezeki duniawi (jodoh, harta, anak, dsb)

11. Jangan sombong dan merasa lebih baik dari orang lain.

12. Perbanyak asupan ilmu agama.

13. Perbaiki pola hidup agar lebih sehat.

14. Selesaikan masalah dengan solusi, bukan dengan mengeluh.

15. Kurangi/hindari berhutang (terutama yg mengandung Riba)

Untuk point nomor 6 mungkin cukup sulit sih… Ghibah dan nyinyir adalah hal yang cukup sulit dihindari, terutama bagi kaum wanita. Apalagi di era Sosmed sekarang ini ๐Ÿ˜ Tapi aku coba melakukan beberapa hal agar aku bisa mengurangi dua hal tersebut. Caranya?

1. Hindari situasi per-Ghibahan dan per-nyinyiran. (Ngumpul ngegosip sama sodara, temen, tetangga, dsb) kalo gabisa menghindar, mending diem aja, gausah komporrr

2. Hidden/jangan baca status-status orang yang bikin kita jadi ghibah dan nyinyir. Bila perlu, unfriend aja, daripada bikin dosa ๐Ÿ˜€ wkwk…

3. Jangan terlalu ‘kepo’ kehidupan orang lain.

4. Follow motivator/ selebgram/ influencer yang positif.

5. Follow akun-akun yang sesuai dengan hobi kita.

6. Subscribe channel youtube yang positif.

7. Jangan follow akun-akun tidak penting, contohnya seperti Lambe Turah dan sejenisnya.

8. Jangan follow akun-akun baper yang cuma fokus pada percintaan (Biasanya postingannya kebanyakan kata-kata mutiara yang intinya: pengen segera dihalalin)

Mungkin terdengar klise. Tapi setelah dilakukan, cukup merubah hidup kita kok. Minimal aku sudah merasakan beberapa dampaknya. Hehe…

Semua tips dari aku tidak sepenuhnya benar, tapi paling tidak, aku sudah berusaha belajar untuk tidak mengeluh. Sesekali bolehlah… Tapi jangan jadi kebiasaan. Suwe-suwe lelah gaes!!! Apalagi yang ndengerin ๐Ÿ˜‚

Toh, harusnya kita mengeluhnya ke Allah aja kan?

Screenshot_20190329-193101_1

Astaghfirullah….

Selasa, 26 Februari 2019

Semoga tulisan bisa memberi manfaat dan jadi #selfreminder di kemudian hari. Amin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s